Rubik 3 x 3

M. Khairansyah
25 Oktober 2011

Alhamdulillah, akhirnya persoalanku dengan rubik 3×3 yang sudah membara sejak tahun 2001 lalu dapat diselesaikan dengan baik tanggal 24 Oktober 2011, yaitu setelah dimediasi oleh http://peter.stillhq.com/jasmine/rubikscubesolution.html.

Masalahnya sebenarnya berawal dari pertemuanku dengan penghuni kost di Sukaluyu Bandung sana …. aku baru saja beberapa hari pindah ke kostan tersebut, penghuninya hanya tiga orang denganku. Penghuni yang satu hobinya menggambar dan animasi sesuai dengan jurusannya desain grafis … wah … salut deh, gambar manual dan gambar komputernya hingga animasinya dan situsnya udah ok banget … dibandingkan aku saat itu yang masih kebengongan soal sejauh itu, dan masih berkutat dengan Filsafatku untuk menyelesaikan Skripsi dan CorelDraw tingkat biasa alias tanpa trik.

Teman satu lagi, dan lebih muda, ternyata nggak kalah menarik, bekerja sebagai operator setting komputer dan desain grafis di percetakan terkenal di Bandung …anak ini terlihat gesit dan berpikiran cepat. Mendengar aku mau melamar sebagai operator setting, aku langsung ditesnya membuat beberapa objek menggunakan CorelDraw, yang kalo tidak dengan trik akan sulit dan memakan waktu lama, wah … KO aku. Tidak itu saja, sianak nih tiba-tiba mengeluarkan Magic Square yang sering disebut Rubik … dan memintaku untuk menyusun warnanya, bekali-kali ku cuba dan gagal aku menyerah. Karena menyerah, aku dimintanya mengacak-acak rubik tersebut sesuka hati, dan kemudian memintanya untuk menyusunnya. Trek-trek-trek …. dengan sangat cepat tidak sampai 1 menit, tuh rubik sudah tersusun warnanya ….. wah KO lagi deh aku. Lalu aku coba mengacak-acak lagi, lalu disusunnya lagi dengan sangat cepat. Bagaimana caranya? si anak ini yang sekarang aku sudah lupa namanya, tidak menjawab, tetapi malah meminjamkanku rubiknya untuk dipelajari atau mungkin untuk dikerjain kali ya …. soalnya berminggu-minggu rubik itu kupelajari …. nggak pernah berhasil, paling bisa berhasil warnanya sama 3 warna saja, yang lain tetap kacau. Filsafatku tidak sanggup memecahkan masalah rubik 3×3 ini.

Beberapa bulan kemudian, aku Wisuda, dan setelah wisuda aku mencari kerja dan pindah dari satu kostan ke kostan lainnya. Aku bekerja sebagai operator setting di salah satu percetakan di sudut kota Bandung. Akhirnya kusadari pertemuanku dengan Rubik 3×3 melalui teman kostan lamaku itu telah bersinggasana dalam kenanganku dalam kelompok tanda tanya dan sesekali mengganggu logikaku mengusik dan mendesak pencarian jawabannya. Dan berlanjut hingga bertahun-tahun.

Suatu hari aku berkunjung ke Toko Gramedia untuk membelikan anakku buku tulis kecil dan beberapa peralatan menggambar, yang sudah menjadi hobinya sejak beberapa bulan lalu. Eh … ternyata di bagian mainan yang bersebelahan dengan tempat alat-alat tulis, kulihat bergantungan Rubik 3×3 dengan beberapa jenis dan ukuran. Segera saja mantap deh hatiku untuk membelinya. Sebenarnya dulu2 sudah pernah beberapa kali membeli rubik, tapi kualitasnya tidak sebagus ini, gerakannya tidak lancar gitu. Nah … ini kembali mengingatkanku pada pertemuanku dengan rubik untuk pertamakalinya.

Kali ini mudah-mudahan sukses nih. Setelah menelusuri sejumlah situs/blog tentang rubik 3×3, kujatuhkan pilihanku untuk menyelesaikan masalahku tersebut kepada situs http://peter.stillhq.com/jasmine/rubikscubesolution.html., dan …. akupun masuk ke lubang hitam perenungan untuk memahami dan mempraktekkan rumus-rumus algorthmanya …. wessss…. dalam waktu 3 hari siang malam …. rubik 3×3 ku untuk pertama kalinya berhasil kuselesaikan. Dan sekarang aku sudah tambah mahir saja, hanya dalam 2-3 menit saja soalnya masih sambil mengingat-ingat rumus gitu …. tapi yang penting, menurutku rumus peter …. sangat manjur!!!!! Jadi ya, nggak bisa dengan filsafat …. dengan matematikalah, nggak bisa dengan matematika … mungkin dengan sosiologi atau astronomi ….atau kedokteran …atau internet dst nah begitulah untuk menyelesaikan persoalan hidup. Happy deh. Thanks to Peter dan teman kostku tsb., bagiku Rubik yang penemuannya pake hak paten ini adalah sesuatu yang menyenangkan sekaligus kejutan. Sehingga aku merasakan kegembiraan tersendiri ketika dapat menyelesaikannya, wah … lega deh!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s